Jumat, 30 Juli 2010

Pengertian Database, Teknologi Database dan Software Database

Pengertian Database, Teknologi Database dan Software Database ( basis data ) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut Perangkat Lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi
Istilah Database berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sejak lama sebelum adanya revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis ( kadang kala masih kita temui bentuk ini dalam peruasahaan yang pencatatannya masih manual).
Konsep dasar Database adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data sehingga banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data tingkat tinggi (high level), antara lain : DB2, Microsoft SQL Server, Oracle, Sybase, Interbase, XBase, Firebird, MySQL, PostgreSQL, Microsoft Access, dBase III, Paradox, FoxPro, Visual FoxPro, Force, Recital , dbFast, dbXL, Quicksilver, Clipper, FlagShip, Harbour, Visual dBase dan Lotus Smart Suite Approach.
Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis data tingkat rendah (low level), diantaranya: Btrieve dan Tsunami Record Manager.

Tehnologi Database merupakan aplikasi yang berbasiskan pada web disertai dengan penerapan tehnologi terbaru dari Microsoft’s .NET, memungkinkan perusahaan untuk dapat mengakses informasi, menjalankan bisnis dan melakukan hubungan dengan para pelanggan dan rekan bisnis setiap saat dan dimana saja melalui Internet.
Solusi yang secara eksklusif dan menyeluruh berbasis pada produk Microsoft, tentunya akan sangat mudah untuk dioperasionalkan, cepat untuk diterapkan, mudah dalam hal penanganan sistem administrasinya, mudah untuk disesuaikan dan dirintegrasikan dengan bisnis operasional perusahaan yang sudah ada, serta akan memberikan infrastruktur tehnologi informasi yang stabil dan dapat dikembangkan.
Tehnologi Database secara alamiah sangatlah fleksibel dan disertai dengan kemampuan yang tinggi untuk dapat dikonfigurasikan / disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kemudahan untuk melakukan modifikasi/perubahan serta memberikan keyakinan sepenuhnya akan implementasi dan kelanjutan penanganan sistem operasional perusahaan dapat dicapai dengan mudah dan secara efektif. Suatu perangkat fungsi yang diberikan oleh tehnologi datbase juga akan menjadikan tugas-tugas administrasi menjadi sangat minimum sekali.
Tehnologi database dapat memanfaatkan secara maksimal berbagai fasilitas yang diberikan oleh tehnologi Microsoft, mulai dari Windows XP, Microsoft .NET dan seluruh Microsoft Office Suite seperti Microsoft Excell, Word, Project, dll.
Software Database membeikan solusi tepat yang dapat mencakup seluruh kebutuhan bisnis. Dengan Software Database maka suatu manajemen yang lengkap dan terintegrasi dalam hal perencanaan, barang/stok, produksi dan keuangan, akan memberikan kemampuan kepada perusahaan untuk mengurangi biaya-biaya operasional dan meningkatkan produktifitas, kualitas dan kontrol terhadap operasional perusahaan.
Dan dengan adanya Software Database maka akan terjadi suatu keterikatan dan integrasi dari fungsi-fungsi penjualan, marketing, bantuan tehnis dan adanya fasilitas e-commerce yang tersedia, perusahaan akan mampu untuk menunjang dan meningkatkan penjualan, memberikan kepuasan yang lebih kepada para pelanggan sehingga para pelanggan dapat menjadi lebih “loyal” dan hubungan bisnis yang telah terjalin akan menjadi semakin baik.
Fungsi “pengambilan keputusan/decision management” yang handal akan memampukan perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan jelas mengenai data-data bisnis yang sangat penting dalam perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan-keputusan bisnis dengan lebih cepat, tepat, dan progresif.
Pengertian dan arti penting Database dalam dunia bisnis
Dalam bisnis, kehadiran suatu database adalah mempunyai arti yang sangat penting sekali. Sesusai dengan srti dasar dari database yang merupakan kumpulan data dari suatu bisnis / perusahaan yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga dapat diakses ataupun diambil dan digunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis tersebut.
Beberapa kemudahan yang dapat dicapai dalam dunia bisnis bila ada Database adalah :
· Pengoalah dan penganalisa data perusahaan.
· Kenikmatan fasilitas dari Windows (graphical user interface) yang sudah dikenal secara umum
· Instalasi dan upgrade seluruh terminal secara bersamaan
· Fasilitas untuk meng-import data dan menggunakannya secara mudah dan cepat dengan “Import Wizards”
· Tampilan dapat disesuaikan dengan selera pemakai (Personalized) dengan mensetting beberapa pilihan, tanpa harus melakukan modifikasi terhadap program
· Mendeteksi permasalahan sebelum terjadi dengan fungsi “Self-diagnostic”
· Menjadualkan dan mengotomatisasikan pemakaian “Alert Messages” yaitu suatu sistem yang dapat menampilkan pesan-pesan melalui tampilan di layar atau e-mail apabila suatu kondisi yang ditentukan telah terpenuhi.

1 comments:

Mkasih nih informasinya moga sukses trus gan...

Poskan Komentar

Bagi sobat-sobat silahkan comment disini, Insya Allah saya comment balik di blog anda.Blog ini Blog Do Follow,Trims atas kerja samanya