Minggu, 28 November 2010

Belum Diputar, Film Harry Potter Sudah Tersebar di Internet

Belum saja diputar, film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1 sudah bikin heboh. Studio Warner Bros mengungkapkan bahwa pihaknya telah kecolongan, di mana potongan film tersebut telah bocor di dunia maya. Sejak awal pekan ini, pihaknya mengklaim terus berupaya menghapus kebocoran 36 menit dari durasi utuh 2 jam 30 menit dari film baru Harry Potter tersebut.

Juru bicara Warner mengatakan, potongan film tersebut sudah menyebar secara luas di sejumlah negara sejak Selasa (16/11/2010) lalu. Pihaknya menduga kuat telah terjadi tindakan ilegal dan hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak cipta dan pencurian properti Warner Bros.

"Kami bekerja secara aktif untuk membatasi dan atau menghapus salinan-salinannya yang mungkin tersedia. Selain itu, kami juga menyelidiki hal ini dan akan menuntut mereka yang terlibat secara hukum," kata juru bicara Warner Bros.

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1 merupakan seri ketujuh dari film yang kisahnya diangkat dari buku penulis JK Rowling. Dalam penyajiannya, seri terakhir Harry Potter ini telah dibagi menjadi dua film. Seri pertamanya sudah mulai dirilis secara internasional pada Jumat (19/11/2010) ini. Sementara episode kedua dari Harry Potter and the Deathly Hallows, yang ditampilkan dalam bentuk 3D, akan dirilis pada Juli 2011 nanti.

Sutradara David Yates dalam film kali ini lebih menampilkan banyak konflik dan jauh lebih gelap. Dalam seri ini, Voldermort, tokoh villain (jahat), berusaha membunuh Harry dengan tangannya sendiri. Ia berharap kematian Harry dapat menambah kekuatannya yang tak tertandingi. (kompas)

Kepuasan Pemakai iPhone 77%, BlackBerry 44%

Seberapa puaskah pengguna pada smartphone yang mereka gunakan? Sebuah survei mengatakan, iPhone meraup tingkat kepuasan tertinggi.

Demikian survei dari ChangeWave terhadap 1.212 pembeli smartphone di Amerika Serikat. Respondennya adalah mereka yang membeli ponsel cerdas itu dalam kurun 6 bulan belakangan.

iPhone, rata-rata dari semua tipe yang ada, meraih skor tertinggi dengan tingkat kepuasan 77 persen. Sedangkan BlackBerry hanya ada di tingkat 'cukup' dengan kadar 44 persen.

Di antara keduanya ada HTC, yang cukup gencar dengan Android-nya, pada level 63 persen. Kemudian Samsung menyusul dengan tingkat kepuasan 45 persen.

iPhone yang paling memuaskan adalah iPhone 4 32GB dengan nilai 84 persen. Di bawahnya ada iPhone 3GS 32 GB dengan 81 persen.

Untuk BlackBerry, yang paling tinggi adalah andalan baru mereka Torch yang mencapai 64 persen. Menyusul kemudian ada Bold (48 persen) dan Curve (40 persen). (Detik/Cnet)

Lomba Aplikasi Android Berhadiah Rp 400 Juta

Buat Anda yang mau tantangan membuat aplikasi, lomba Ericsson Applications AwardsCode for Cash 2011 pantas dicoba. Apalagi, lomba bertingkat dunia tersebut menjanjikan hadiah tak kecil, 30.000 euro atau lebih dari Rp 400 juta.

Lomba ini terbuka bagi mahasiswa dan karyawan perusahaan yang mempekerjakan kurang dari 100 karyawan. Mohon dicatat bahwa partisipasi secara individu tidak akan diterima, namun perserta harus dalam bentuk sebuah tim beranggotakan dua hingga empat orang. Peserta harus menciptakan aplikasi berbasis Android (web atau native) yang menggunakan paling sedikit satu Ericsson Labs API dan memiliki hubungan dengan tema "Connected Things."

"Saya sangat berharap ini dapat menarik peserta terbaik dari Indonesia dan menjadi pemenangnya," kata Mats Otterstedt, Presiden Direktur, Ericsson Indonesia, dalam siaran pers yang diterima.

Kompetisi tersebut di bagi menjadi dua bagian, untuk mahasiswa dan satunya lagi untuk perusahaan. Tim pemenang pada setiap kategori akan menerima uang sebesar 15.000 euro dan ponsel dari Sony Ericsson. Sony Ericsson juga akan menjadi salah satu panel penjurian sebagai salah satu partisipasinya dalam kompetisi tersebut.

Ini merupakan kompetisi tahap kedua setelah event perdana yang sangat sukses tahun lalu, yang telah dimenangkan oleh seorang mahasiswa dari Waterford Institute of Technology, Irlandia.

Pemenang aplikasi yang dimenangkan oleh seseorang dari Irlandia ini, dinamakan CallerProfiler untuk Android, mengkombinasikan jaringan sosial dengan IP telephony yang dapat menayangkan informasi dari Facebook dan situs jejaring sosial lainnya saat sebuah telepon masuk diangkat.

Untuk detil informasi mengenai proses aplikasi dan kompetisi, silahkan mengunjungi www.ericssonapplicationawards.com. Kompetisi akan berlangsung hingga 31 Maret 2011, dan hasilnya akan diumumkan pada Juni 2011. Di antara proses seleksi, Ericsson juga menggelar lomba kecil yang bisa dimenangkan. (kompas)